Verifikasi Jejak Karbon Produk, Verifikasi Jejak Karbon, dan Kinerja Emisi di Seluruh Rantai Pasok Industri
Lembaga Validasi & Verifikasi Terakreditasi KAN (LVV-011-IDN) | ISCC Cooperating CB ID180 | ISO/IEC 17029:2019 & ISO 14065:2020
Ringkasan Eksekutif
Seiring meningkatnya tuntutan kepada organisasi untuk mengukur, mengelola, dan mengomunikasikan dampak iklim dari produk mereka, data emisi tingkat produk yang andal menjadi semakin penting. Namun, perhitungan jejak karbon hanya memiliki nilai apabila didasarkan pada metodologi yang konsisten, data yang dapat ditelusuri, dan asumsi yang transparan.
ISCC merupakan sistem sertifikasi yang diakui secara internasional yang mendukung rantai pasok berkelanjutan, dapat ditelusuri, dan bebas deforestasi di sektor bioekonomi dan ekonomi sirkular.
ISCC Carbon Footprint Certification (ISCC CFC) merupakan skema sukarela dalam sistem ISCC yang menyediakan kerangka kerja terstruktur untuk mengukur dan memverifikasi secara independen Product Carbon Footprint (PCF) atau Jejak Karbon Produk. Melalui perhitungan yang transparan dan dapat direproduksi, skema ini membantu organisasi meningkatkan kredibilitas data karbon mereka, menunjukkan dampak dari upaya pengurangan emisi, serta mendukung pengelolaan emisi, Carbon Accounting (Akuntansi Karbon), pelaporan terkait iklim, dan Product Carbon Footprint Verification (Verifikasi Jejak Karbon Produk).
CBQA Global merupakan lembaga sertifikasi dan assurance independen yang memiliki kompetensi dalam bidang keberlanjutan, Greenhouse Gas Emissions Verification (Verifikasi Emisi Gas Rumah Kaca), validasi dan verifikasi gas rumah kaca, serta sertifikasi pihak ketiga. Sebagai ISCC CFC Certification Body dan ISCC Cooperating Certification Body (ISCC ID180), CBQA Global mendukung organisasi dalam mengevaluasi data karbon tingkat produk dan menunjukkan kepatuhan terhadap persyaratan ISCC yang berlaku.
Dokumen ini disusun berdasarkan kapabilitas assurance keberlanjutan CBQA Global serta pengalaman audit langsung dalam mendukung sertifikasi ISCC Carbon Footprint Certification pertama yang terdaftar di Indonesia yang melibatkan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS).
Tentang ISCC dan ISCC CFC
ISCC merupakan sistem sertifikasi independen berbasis multi-pemangku kepentingan yang diakui secara internasional dan dikelola oleh ISCC Association (ISCC e.V.). Proses sertifikasi dilakukan oleh Certification Body independen pihak ketiga seperti CBQA Global. Berbagai skema ISCC mendukung ketertelusuran, verifikasi keberlanjutan, Carbon Footprint Certification (Sertifikasi Jejak Karbon), serta penilaian kinerja iklim untuk bahan baku, material sirkular, produk berbasis hayati, dan bahan bakar terbarukan di seluruh rantai pasok global.
Sementara skema sertifikasi ISCC lainnya berfokus pada karakteristik keberlanjutan dan ketertelusuran rantai pasok, ISCC CFC menjawab pertanyaan yang berbeda:
Apa itu ISCC Carbon Footprint Certification dan bagaimana dampak emisi gas rumah kaca yang terkait dengan suatu produk tertentu?
ISCC CFC mengukur dan memverifikasi emisi gas rumah kaca pada tingkat produk yang dinyatakan sebagai Potensi Pemanasan Global (Global Warming Potential/GWP) dalam satuan ekuivalen COâ‚‚ pada batas sistem yang telah ditentukan. Hal ini memberikan kerangka kerja yang kredibel bagi organisasi untuk melakukan Product Carbon Footprint Assessment (Penilaian Jejak Karbon Produk) dan verifikasi independen.
Kerangka Kerja ISCC CFC
Product Carbon Footprint (PCF) mengukur emisi gas rumah kaca yang terkait dengan suatu produk dalam batas sistem tertentu. Dalam ISCC CFC, penilaian dapat mencakup emisi dari bahan baku, transportasi, proses produksi, penggunaan energi, pengelolaan limbah, dan tahapan siklus hidup lainnya yang relevan.
Skema ini menerapkan aturan dan persyaratan metodologi yang jelas untuk memastikan hasil perhitungan tetap konsisten dan dapat dibandingkan antar organisasi. Kualitas data, ketertelusuran, prosedur alokasi, dan dokumentasi diperlakukan sebagai titik kendali yang sangat penting. Pendekatan terstruktur ini mendukung Lifecycle Carbon Assessment (Penilaian Karbon Siklus Hidup), Carbon Accounting, dan Product Emissions Verification (Verifikasi Emisi Produk) yang andal.
Salah satu karakteristik utama ISCC CFC adalah kerangka kerjanya dalam menilai teknologi mitigasi, termasuk Carbon Capture and Storage (CCS), Carbon Capture and Utilization (CCU), integrasi energi terbarukan, sistem daur ulang, dan optimalisasi proses produksi. Persyaratan metodologi yang ditetapkan membantu memastikan dampak emisi dari teknologi tersebut dihitung dan didokumentasikan secara konsisten.
Proses Sertifikasi ISCC CFC oleh CBQA Global
Tim auditor CBQA Global melakukan penilaian kepatuhan terhadap ISCC CFC berdasarkan serangkaian persyaratan yang diterapkan secara konsisten mulai dari penentuan ruang lingkup hingga penerbitan pernyataan verifikasi.
ISCC CFC Certification Process meliputi:
• Tinjauan Sistem Manajemen (Management System Review), memastikan organisasi memiliki prosedur terdokumentasi, tanggung jawab, dan pengendalian yang memadai untuk mengelola perhitungan serta pelaporan PCF.
• Penilaian Inventaris Data dan Kualitas Data (Data Inventory and Data Quality Assessment), mengevaluasi kelengkapan, akurasi, dan ketertelusuran data aktivitas yang digunakan dalam perhitungan jejak karbon.
• Penilaian dan Interpretasi Dampak (Impact Assessment and Interpretation), meninjau bagaimana sumber emisi diidentifikasi, dihitung, dan dialokasikan pada setiap tahapan siklus hidup produk.
• Kelengkapan Perhitungan (Completeness of Calculation), memastikan tidak ada sumber emisi material yang terlewat dalam hasil akhir PCF.
• Verifikasi Mass Balance, yaitu rekonsiliasi volume input, proses, dan output yang relevan untuk mendukung integritas data produk yang digunakan dalam perhitungan jejak karbon.
• Evaluasi Teknologi Mitigasi (Mitigation Technologies Evaluation), menilai bagaimana teknologi seperti CCS atau CCU diterapkan dan diperhitungkan dalam proses organisasi. Aspek ini merupakan salah satu elemen pembeda utama dalam penilaian ISCC CFC.
Elemen-elemen tersebut umumnya dinilai melalui ISCC CFC Audit secara onsite, dilanjutkan dengan tinjauan independen dan penerbitan hasil verifikasi yang sesuai. Proses ini memberikan informasi karbon produk yang telah diverifikasi secara independen untuk mendukung kebutuhan pelanggan, pelaporan keberlanjutan, pengungkapan ESG, dan berbagai aplikasi lainnya.
Mengapa Memilih CBQA Global
• Lembaga Validasi dan Verifikasi terakreditasi KAN (LVV-011-IDN) yang beroperasi berdasarkan SNI ISO/IEC 17029:2019 dan ISO 14065:2020.
• ISCC Cooperating Certification Body (ID180) dengan ruang lingkup ISCC EU, ISCC Plus, ISCC Japan FIT, ISCC CORSIA, dan ISCC CFC, sehingga memberikan kemudahan bagi klien melalui satu mitra audit untuk berbagai skema sertifikasi.
• Pengalaman langsung dalam mendukung proyek Product Carbon Footprint Verification yang kompleks secara teknis di Indonesia, termasuk sertifikasi ISCC CFC pertama yang terdaftar di Indonesia dengan pendekatan atribusi karbon berbasis CCS menggunakan metode 0:100.
• Tim multidisiplin yang berpengalaman dalam GHG Verification, sistem manajemen, data karbon produk, proses dekarbonisasi industri, dan Carbon Footprint Verification Services.
Artikel Terkait: ISCC CORSIA Certification
Kisah Sukses Klien
Salah satu klien CBQA Global adalah perusahaan petrokimia yang memproduksi metanol di Kalimantan Timur, Indonesia. Perusahaan tersebut menggunakan COâ‚‚ yang dikategorikan sebagai limbah pasca-industri, yang dipasok oleh produsen pupuk melalui sistem pipa yang terhubung langsung ke fasilitas produksi metanol.
Perusahaan memasok metanol ke pasar domestik dan internasional untuk berbagai industri, termasuk biodiesel, formaldehida, asam asetat, dan aplikasi kimia lainnya. Sejak tahun 2025, organisasi tersebut telah bekerja sama dengan CBQA Global untuk sertifikasi ISCC EU dan ISCC PLUS.
Pada awal tahun 2026, organisasi tersebut memperluas ruang lingkup sertifikasinya dengan menambahkan ISCC CFC untuk proses karbon berbasis CCS yang dimilikinya. Tujuannya adalah memperoleh informasi karbon produk yang diverifikasi secara independen melalui kerangka kerja Product Carbon Footprint Certification yang diakui.
Audit ISCC CFC dilakukan secara onsite selama dua hari dengan mengevaluasi sistem manajemen, inventaris data dan kualitas data, penilaian dan interpretasi dampak, kelengkapan perhitungan, serta catatan mass balance.
Keterlibatan ini menunjukkan bagaimana Carbon Accounting yang terstruktur, data operasional yang dapat ditelusuri, dan penilaian teknologi mitigasi dapat mendukung Product Carbon Footprint Verification yang kredibel dan transparansi emisi yang lebih baik.
Manfaat dan Penerapan di Berbagai Sektor
Data Karbon Produk yang Kredibel
Menyediakan informasi emisi tingkat produk yang telah diverifikasi secara independen berdasarkan metodologi yang jelas dan data yang dapat ditelusuri, sehingga mendukung Carbon Footprint Certification dan meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan.
Pengelolaan Emisi yang Lebih Baik
Membantu organisasi mengidentifikasi sumber emisi dan mengevaluasi peluang untuk perbaikan proses serta mitigasi.
Meningkatkan Kepercayaan Pemangku Kepentingan
Mendukung komunikasi yang lebih transparan dengan pelanggan, investor, regulator, dan pemangku kepentingan lainnya.
Mendukung Keputusan Dekarbonisasi
Menyediakan dasar data yang terstruktur untuk mengevaluasi teknologi mitigasi dan peningkatan operasional melalui Lifecycle Carbon Assessment yang kuat.
Pertimbangan Implementasi
Keberhasilan implementasi bergantung pada ketersediaan data primer yang andal, batas sistem yang jelas, metode perhitungan yang konsisten, dan dokumentasi yang memadai. Organisasi yang baru memulai Product Carbon Footprint Assessment dapat menghadapi tantangan terkait ketersediaan data, metode alokasi, serta perlakuan terhadap proses produksi yang kompleks atau teknologi mitigasi.
Prospek ke Depan
Seiring meningkatnya perhatian pelanggan, investor, dan regulator terhadap informasi iklim pada tingkat produk, organisasi akan semakin membutuhkan data karbon yang tidak hanya dihitung, tetapi juga transparan, dapat ditelusuri, dan diverifikasi secara independen.
Hal ini sangat relevan bagi industri yang mengadopsi teknologi rendah karbon, model produksi sirkular, serta solusi mitigasi karbon seperti CCS dan CCU. Seiring berkembangnya pendekatan tersebut, kerangka kerja terstruktur untuk Product Carbon Footprint Verification, Greenhouse Gas Emissions Verification, dan Lifecycle Carbon Assessment akan memainkan peran yang semakin penting dalam mendukung informasi iklim yang kredibel dan pengambilan keputusan dekarbonisasi yang tepat.
Kesimpulan
ISCC CFC menyediakan kerangka kerja terstruktur untuk mengukur dan memverifikasi secara independen emisi gas rumah kaca pada tingkat produk. Dengan memperkuat kualitas data, transparansi perhitungan, dan penilaian teknologi mitigasi, skema ini membantu organisasi membangun informasi Product Carbon Footprint yang lebih kredibel.
Bagi organisasi yang beroperasi dengan proses industri yang kompleks, material sirkular, atau teknologi mitigasi karbon, implementasi yang efektif dimulai dengan penetapan ruang lingkup penilaian yang jelas, pengendalian data yang andal, dan penerapan metode perhitungan yang konsisten. Dengan pengalaman dalam assurance keberlanjutan, GHG Verification, ISCC CFC Audit, dan sertifikasi ISCC, CBQA Global mendukung organisasi dalam memenuhi berbagai persyaratan tersebut.
Hubungi Kami
Sedang Mempersiapkan ISCC Carbon Footprint Certification?
Baik organisasi Anda sedang mencari informasi mengenai Apa itu ISCC Carbon Footprint Certification, mengevaluasi Manfaat ISCC Carbon Footprint Certification, maupun mempersiapkan ISCC CFC Audit, CBQA Global siap membantu.
Hubungi tim Sustainability CBQA Global untuk mendiskusikan Layanan ISCC Carbon Footprint Certification, Product Carbon Footprint Verification Services, serta kebutuhan sertifikasi organisasi Anda
Email: marketing.cbqaglobal@gmail.com
WhatsApp: https://wa.me/628118468777