European Union Deforestation Regulation (EUDR) mengubah cara perusahaan mengelola komoditas yang masuk ke pasar Uni Eropa. Bagi perusahaan yang terlibat dalam rantai pasok kedelai, regulasi ini memberikan perhatian lebih besar terhadap traceability, data geolocation, kepatuhan terhadap peraturan, serta proses due diligence.
Seiring meningkatnya tuntutan tersebut, perusahaan mulai mengevaluasi bagaimana sistem sertifikasi dapat membantu memperkuat pengendalian rantai pasok dan proses keberlanjutan mereka.
Sebuah benchmark terhadap 20 standar sukarela untuk komoditas kedelai, yang ditugaskan oleh WWF Germany dan dilakukan oleh Profundo dengan dukungan IUCN NL dan van Dam Consulting, membandingkan berbagai standar dengan FEFAC Soy Sourcing Guidelines serta melihat perkembangannya sejak 2023.
Benchmark tersebut secara khusus menilai EUDR requirements, pengadaan bebas deforestasi dan konversi, kriteria lingkungan dan sosial, tata kelola, serta assurance. Hasilnya menempatkan ISCC EUDR add-on untuk ISCC EU dan ISCC PLUS sebagai salah satu sistem yang memiliki performa kuat dalam penilaian tersebut.Â
Mengapa EUDR Penting bagi Rantai Pasok Kedelai?
Kedelai merupakan salah satu komoditas yang termasuk dalam cakupan EUDR. Perusahaan yang menempatkan produk kedelai yang relevan di pasar Uni Eropa perlu dapat menunjukkan bahwa produk tersebut memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam regulasi.
Artinya, informasi yang tersedia di sepanjang rantai pasok harus cukup akurat dan dapat diandalkan untuk mendukung proses EUDR due diligence perusahaan.
Beberapa informasi penting yang perlu diperhatikan meliputi:
- Lokasi produksi dan data geolocationÂ
- Kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku di negara tempat produksiÂ
- Informasi yang menunjukkan bahwa komoditas tidak berasal dari area yang mengalami deforestasi setelah 31 December 2020Â
- Informasi rantai pasok yang diperlukan untuk proses due diligenceÂ
Bagi perusahaan yang mengelola rantai pasok pertanian yang kompleks, persyaratan tersebut membuat transparansi, kualitas data, dan EUDR traceability menjadi semakin penting.
Sertifikasi dapat membantu mendukung proses tersebut, tetapi tidak mengalihkan atau menghapus tanggung jawab hukum perusahaan dalam menjalankan EUDR due diligence.
Apa Saja EUDR Requirements Utama untuk Kedelai?
Memahami EUDR requirements menjadi langkah penting bagi perusahaan yang melakukan sourcing atau memasok kedelai ke pasar Uni Eropa.
Pengadaan Bebas Deforestasi
Kedelai tidak boleh berasal dari lahan yang mengalami deforestasi setelah tanggal batas yang ditetapkan dalam EUDR, yaitu 31 December 2020.
Karena itu, informasi mengenai penggunaan lahan dan verifikasi lokasi produksi menjadi bagian penting dalam proses EUDR risk assessment dan due diligence.
Traceability hingga Tingkat Lahan
Perusahaan perlu memiliki informasi yang dapat menghubungkan volume kedelai dengan lokasi spesifik tempat komoditas tersebut diproduksi.
Di sinilah soy traceability menjadi sangat penting. Informasi geolocation dapat membantu menunjukkan hubungan yang jelas antara komoditas dan area produksinya.
Kepatuhan terhadap Peraturan
Produksi harus memenuhi peraturan yang berlaku di negara tempat komoditas tersebut diproduksi.
Bergantung pada karakteristik rantai pasok, hal ini dapat mencakup aspek terkait penggunaan lahan, perlindungan lingkungan, ketenagakerjaan, serta persyaratan hukum lainnya yang relevan.
Pemisahan Aliran Material
Material yang memenuhi persyaratan EUDR perlu dapat dibedakan dari material yang asal-usulnya tidak diketahui atau tidak memenuhi persyaratan yang berlaku.
Karena itu, perusahaan membutuhkan pengendalian yang efektif untuk menjaga integritas material yang memenuhi persyaratan selama material tersebut bergerak di sepanjang rantai pasok.
Bagaimana Certification Mendukung EUDR Due Diligence?
Certification dapat menyediakan proses yang lebih terstruktur untuk mengumpulkan, memverifikasi, dan mengelola informasi di sepanjang rantai pasok.
Bagi organisasi yang bergerak dalam komoditas pertanian, pendekatan ini dapat membantu mendukung beberapa aspek, seperti:
- Supply chain traceabilityÂ
- Verifikasi asal materialÂ
- EUDR risk assessmentÂ
- Pemeriksaan kepatuhan terhadap peraturanÂ
- DokumentasiÂ
- Independent assuranceÂ
Perlu dipahami bahwa certification berfungsi sebagai mekanisme pendukung. Perusahaan tetap bertanggung jawab untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan EUDR dan menjalankan proses EUDR due diligence yang diwajibkan.
Apa Itu ISCC EUDR Add-On?
ISCC EUDR add-on dirancang untuk membantu organisasi menangani persyaratan terkait EUDR melalui kerangka sertifikasi yang telah tersedia.Â
Add-on ini dapat dikombinasikan dengan ISCC EU dan ISCC PLUS, sehingga organisasi yang relevan dapat mengintegrasikan pengendalian terkait EUDR ke dalam pendekatan sertifikasi yang sudah digunakan.
Beberapa area yang menjadi perhatian meliputi:
- Analisis deforestasiÂ
- GeolocationÂ
- TraceabilityÂ
- Penilaian legalitasÂ
- Risk assessmentÂ
- Dokumentasi dan pelaporanÂ
Bagi perusahaan yang mengelola rantai pasok kedelai yang kompleks, elemen tersebut dapat menjadi dasar yang terstruktur untuk memperkuat EUDR readiness.
Bagaimana ISCC EUDR Add-On Mendukung Supply Chain Traceability?
Traceability yang efektif tidak hanya bergantung pada informasi mengenai pemasok langsung. Perusahaan juga perlu memahami dari mana komoditas berasal dan bagaimana komoditas tersebut bergerak melalui rantai pasok.
Secara sederhana, prosesnya dapat digambarkan sebagai berikut:
Soy Production
↓
Geolocation Data
↓
Deforestation and Legality Assessment
↓
Supply Chain Traceability
↓
Risk Assessment
↓
Due Diligence Documentation
Pendekatan ini membantu organisasi membangun hubungan yang lebih jelas antara komoditas, lokasi asal, serta informasi yang diperlukan untuk mendukung proses due diligence.
Bagi perusahaan yang melakukan sourcing kedelai dari banyak produsen, wilayah, atau perantara, sistem EUDR traceability yang terstruktur juga dapat membantu mengidentifikasi kesenjangan informasi dan potensi risiko sejak lebih awal.
ISCC EUDR dan EUDR Risk Assessment
Risk assessment merupakan bagian penting dalam menentukan apakah informasi rantai pasok yang tersedia telah memenuhi persyaratan yang berlaku.
Proses EUDR risk assessment dapat mencakup evaluasi terhadap beberapa faktor, seperti:
- Negara tempat produksiÂ
- Lokasi produksiÂ
- Risiko deforestasiÂ
- Kepatuhan terhadap peraturanÂ
- Informasi rantai pasokÂ
- Keandalan dan kelengkapan data yang tersediaÂ
Tujuannya bukan hanya mengumpulkan informasi, tetapi menentukan apakah bukti yang tersedia sudah cukup untuk mendukung proses due diligence perusahaan.
Mengapa Hasil Benchmark ISCC Penting?
Benchmark terbaru terhadap 20 standar sukarela untuk komoditas kedelai membandingkan berbagai standar dengan FEFAC Soy Sourcing Guidelines serta mengevaluasi bagaimana masing-masing sistem menangani aspek keberlanjutan dan responsible sourcing.
Penilaian tersebut mencakup beberapa area, antara lain:
- EUDR readinessÂ
- Pengadaan bebas deforestasiÂ
- TraceabilityÂ
- Independent assuranceÂ
- GovernanceÂ
- Persyaratan lingkungan dan sosialÂ
Benchmark tersebut menempatkan ISCC EUDR add-on untuk ISCC EU dan ISCC PLUS di antara sistem standar sukarela yang memiliki performa kuat dalam penilaian tersebut.
Bagi perusahaan yang sedang mengevaluasi pilihan certification, hasil ini dapat menjadi salah satu referensi dalam mempertimbangkan bagaimana sistem sertifikasi dapat mendukung pengendalian rantai pasok kedelai yang lebih terstruktur.
Artikel Terkait : Chemical Recycling dan Mass Balance: Mendukung Circular Economy melalui ISCC PLUS

EUDR Compliance dan EUDR Readiness
Penting untuk membedakan antara EUDR compliance dan EUDR readiness.
EUDR compliance mengacu pada pemenuhan kewajiban hukum yang ditetapkan dalam regulasi.
Sementara itu, EUDR readiness mengacu pada kesiapan perusahaan dalam menyediakan proses, informasi, pengendalian, dan dokumentasi yang diperlukan untuk mendukung pemenuhan kewajiban tersebut.
Certification dapat membantu meningkatkan EUDR readiness melalui sistem yang terstruktur untuk traceability, verification, risk assessment, dan assurance. Namun, certification tidak dapat dianggap sebagai pengganti tanggung jawab hukum perusahaan berdasarkan EUDR.
Siapa yang Perlu Mempertimbangkan ISCC EUDR Add-On?
ISCC EUDR add-on dapat menjadi relevan bagi organisasi yang terlibat dalam rantai pasok kedelai maupun komoditas lain yang termasuk dalam cakupan EUDR, khususnya perusahaan yang memasok atau mendukung produk yang ditujukan untuk pasar Uni Eropa.Â
Potensi pengguna meliputi:
- Produsen kedelaiÂ
- Agricultural commodity tradersÂ
- Produsen makananÂ
- Produsen pakanÂ
- Pemasok komoditasÂ
- Importir dan eksportirÂ
- Supply chain operatorsÂ
Pendekatan certification yang tepat tetap bergantung pada aktivitas organisasi, struktur rantai pasok, aliran material, serta persyaratan yang berlaku.
Bagaimana Mempersiapkan ISCC EUDR Certification?
Organisasi yang mempertimbangkan ISCC EUDR certification dapat memulai persiapan dengan meninjau informasi rantai pasok dan pengendalian internal yang sudah tersedia.
1. Memetakan Rantai Pasok
Identifikasi pemasok, area produksi, perantara, fasilitas, serta aliran material yang terkait.
2. Mengumpulkan Informasi Geolocation
Pastikan informasi mengenai lokasi produksi tersedia dan memiliki tingkat keandalan yang memadai untuk mendukung kebutuhan EUDR traceability.
3. Meninjau Risiko Deforestasi
Evaluasi apakah area produksi yang relevan memenuhi persyaratan terkait pengadaan bebas deforestasi.
4. Memverifikasi Persyaratan Legalitas
Tinjau peraturan yang berlaku di negara tempat produksi dan pastikan bukti kepatuhan yang diperlukan tersedia.
5. Memperkuat Traceability
Pastikan informasi penting dapat dipelihara, diverifikasi, dan ditelusuri sepanjang rantai pasok.
6. Meninjau Dokumentasi Internal
Evaluasi prosedur, catatan, pengendalian, serta pembagian tanggung jawab sebelum proses certification dilakukan.
Persiapan sejak awal dapat membantu organisasi menemukan kesenjangan informasi dan memperkuat sistem internal sebelum menghadapi proses audit.
Perkuat EUDR-Ready Supply Chain bersama CBQA Global
Mempersiapkan EUDR requirements bukan hanya tentang mengumpulkan dokumen. Perusahaan membutuhkan sistem traceability yang dapat diandalkan, pengendalian yang sesuai, serta pemahaman yang jelas mengenai bagaimana informasi rantai pasok dapat mendukung proses due diligence.
CBQA Global mendukung organisasi yang ingin memahami dan mempersiapkan ISCC EUDR certification, termasuk persyaratan yang berkaitan dengan ISCC EU dan ISCC PLUS.Â
Baik perusahaan sedang mengevaluasi rantai pasok kedelai, memperkuat EUDR traceability, melakukan EUDR risk assessment, maupun mempersiapkan certification, CBQA Global dapat membantu organisasi memahami persyaratan certification yang relevan dengan aktivitas dan struktur rantai pasoknya.
Siap memperkuat EUDR readiness perusahaan Anda?
Hubungi CBQA Global untuk mendiskusikan kebutuhan ISCC EUDR certification dan langkah persiapan yang sesuai dengan rantai pasok organisasi Anda.
Email: marketing@cbqaglobal.com
WhatsApp: 08118468777